Lewati ke konten utama
Logo Kiyota BooksKiyota Books

Maps: From Anna to Zane

Oleh: Tim Kiyota Books

Cari buku ini atau rekomendasi sejenis?

Cek Ready Stock Kiyota atau chat Admin untuk dibantu pilih buku yang cocok untuk si kecil.

Cerita ini dibuka dengan sebuah amplop spesial yang tiba untuk Anna. Di dalamnya ada undangan minum teh dari sahabatnya, Zane, lengkap dengan sebuah map kecil yang menunjukkan jalan menuju rumahnya.

Anna terpesona melihat peta gambar tangan itu. Garis-garis sederhana, simbol rumah, dan tanda panah ternyata bisa menuntun seseorang sampai ke tempat tujuan.

Rasa penasaran itu membuat Anna ingin mencoba sendiri. Ia mengambil kertas, krayon, dan mulai menggambar peta menuju rumah Nenek.

Tapi ternyata membuat peta tidak semudah yang dibayangkan. Anna kebingungan karena rumah Nenek terlalu jauh untuk dimuat dalam satu lembar kertas saja.

Untungnya ada Dad yang siap menemani. Dengan sabar, ayahnya memperkenalkan ide tentang map scale, yaitu bagaimana ukuran benda di peta dibandingkan dengan ukuran aslinya di dunia nyata.

Dari sana, petualangan kecil mereka berkembang. Anna belajar bahwa peta bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, ada yang dari atas, ada yang menyerupai pemandangan, ada pula yang penuh simbol unik.

Mereka membahas routes, symbols, sampai point of view dengan bahasa yang ringan. Whiskers si kucing pun ikut-ikutan jadi bagian dari keseruan menggambar peta keluarga.

Ilustrasi Ya-Ling Huang membuat setiap halaman terasa hidup. Ada peta gaya anak-anak, peta hasil coretan tangan kiri, sampai peta penuh detail kecil yang menggemaskan untuk diperhatikan si kecil.

Vivian French meramu narasinya seperti obrolan ringan antara ayah dan anak. Tidak ada kesan seperti pelajaran sekolah, hanya percakapan penuh rasa ingin tahu yang mengalir alami.

Format Hardcover dari Walker Books ini juga membuat buku terasa kokoh untuk dibolak-balik berulang kali oleh tangan-tangan kecil yang antusias.

Dari kisah Anna, anak diajak memahami bahwa peta bukan sekadar gambar, melainkan cara bercerita tentang tempat dan perjalanan. Konsep abstrak seperti skala, simbol, dan arah jadi terasa dekat dengan dunia bermain mereka.

Buku ini juga menumbuhkan spatial awareness pada anak usia dini. Mereka belajar mengamati lingkungan sekitar, memperhatikan rute dari rumah ke sekolah, atau dari kamar ke dapur.

Selain itu, interaksi Anna dengan Dad menjadi contoh manis tentang quality time yang sederhana. Hanya bermodal kertas dan pensil warna, sebuah aktivitas bisa berubah jadi momen belajar yang menyenangkan.

Setelah membaca, Parents bisa mengajak si kecil membuat peta versinya sendiri. Mulai dari peta kamar tidur, peta taman bermain, atau peta menuju rumah kakek-nenek seperti yang dicoba Anna.