Lewati ke konten utama
Logo Kiyota BooksKiyota Books

Young Zoologist: Giant Panda

Oleh: Tim Kiyota Books

Cari buku ini atau rekomendasi sejenis?

Cek Ready Stock Kiyota atau chat Admin untuk dibantu pilih buku yang cocok untuk si kecil.

Pernahkah si kecil bertanya kenapa panda raksasa selalu terlihat sedang mengunyah bambu sepanjang hari? Buku Young Zoologist: Giant Panda karya Vanessa Hull mengajak anak melakukan perjalanan seru ke pegunungan China untuk mempelajari beruang hitam-putih yang misterius ini.

Dikemas dalam format Hardcover 32 halaman dari penerbit Neon Squid, buku ini hadir layaknya field guide mini untuk calon ilmuwan cilik. Ilustrasi cantik dari Charlotte Molas membuat setiap halaman terasa hidup, mulai dari sampul oranye terang dengan wajah panda hingga end papers yang menggemaskan.

Petualangan dimulai dengan bab “Meet the Giant Panda”. Di sini anak diajak mengenal ciri khas panda, mulai dari bulu tebal yang sebenarnya kasar, kaki pigeon-toed yang membuatnya tidak bisa berlari cepat, sampai fakta mencengangkan bahwa hanya tersisa kurang dari 2.000 ekor panda di alam liar.

Si kecil juga akan menemukan bahwa panda termasuk keluarga Ursidae, sekeluarga dengan beruang kutub dan beruang cokelat, sementara red panda dan rakun ternyata hanya kerabat jauh. Informasinya disajikan dalam bite-sized facts yang ramah untuk pembaca pemula.

Bagian paling menggemaskan ada di bab “A Cub’s Life”. Anak diajak menyaksikan tahapan hidup bayi panda, dari sosok mungil berwarna pink yang buta dan tanpa bulu, hingga berubah menjadi bola hitam-putih lucu yang mulai belajar memanjat pohon di usia 18 bulan.

Vanessa Hull yang merupakan wildlife ecologist sungguhan juga membagikan cerita unik soal cara panda berkomunikasi lewat scent marking, termasuk pose handstand yang terlihat seperti pamer kebolehan.

Tidak hanya bercerita hal-hal menyenangkan, buku ini juga jujur menjelaskan ancaman poaching dan deforestation yang membuat panda menjadi hewan terancam punah. Parents bisa menggunakan bagian ini sebagai pintu masuk diskusi soal konservasi alam.

Lewat buku ini, anak belajar bahwa menjadi ilmuwan bukan hanya soal laboratorium, tapi juga keberanian masuk ke hutan terpencil untuk mengamati makhluk hidup. Rasa ingin tahu, kesabaran, dan kepedulian terhadap lingkungan adalah bekal utama seorang young zoologist.

Setelah menutup halaman terakhir, si kecil tidak hanya hafal fakta-fakta lucu tentang panda, tapi juga punya kesadaran bahwa setiap makhluk hidup berhak dilindungi habitatnya. Sebuah bacaan yang pas untuk anak-anak yang gemar bertanya tentang dunia binatang.