Lewati ke konten utama
Logo Kiyota BooksKiyota Books

LOVE

Oleh: Tim Kiyota Books•

Cari buku ini atau rekomendasi sejenis?

Cek Ready Stock Kiyota atau chat Admin untuk dibantu pilih buku yang cocok untuk si kecil.

Di rumah Tess, cinta itu terasa di mana-mana. Ada Daddy, Mommy, adik kecilnya Tom, dan anjing kesayangan bernama Diggle yang selalu menemani hari-hari mereka.

Rasanya seperti syal hangat yang membungkus seluruh keluarga. Tapi semua kehangatan itu tiba-tiba terasa goyah ketika Tess harus berangkat ke sekolah untuk pertama kalinya.

Tess khawatir, Moms. Bagaimana kalau cinta Mommy tidak bisa menjangkaunya sejauh itu? Bagaimana kalau di sekolah nanti, rasa sayang yang biasa memeluknya setiap pagi hilang begitu saja?

Mommy lalu menjelaskan sesuatu yang indah. Cinta itu seperti seutas benang emas yang bisa meregang sejauh apa pun, menghubungkan dua hati meski jaraknya berkilo-kilometer.

Sampai di sekolah, Tess mulai memperhatikan sekelilingnya dengan mata baru. Ternyata setiap anak punya benang emasnya sendiri.

Ada yang benangnya baru, ada yang sudah lama terjalin. Ada yang membentang jauh ke rumah, dan ada juga benang yang naik tinggi sekali ke langit, menyambungkan seorang anak dengan orang tersayang yang sudah tiada.

Lewat hari pertamanya itu, Tess pelan-pelan menemukan teman baru. Setiap pertemanan yang tumbuh ternyata juga membentuk benang-benang baru di sekitarnya.

Hingga di sore hari, ketika Mommy terlambat menjemput, Tess panik. Apakah benangnya putus? Apakah cinta itu bisa hilang begitu saja?

Cerita karya Corrinne Averiss ini menyentuh hal yang sering terasa berat bagi anak: perpisahan, meski hanya sebentar. Buku ini cocok sekali dijadikan read aloud menjelang hari pertama sekolah atau saat si kecil sedang belajar mandiri.

Ilustrasi lembut karya Kirsti Beautyman membuat konsep abstrak tentang cinta menjadi sesuatu yang bisa dilihat dan dirasakan. Benang emas yang berkilau di setiap halaman menjadi metafora visual yang mudah dipahami toddler maupun anak prasekolah.

Pesan utamanya sederhana namun dalam, Moms. Cinta tidak pernah benar-benar putus, ia hanya berubah bentuk, kadang meregang, kadang melilit, tapi selalu ada.

Buku ini juga membuka ruang diskusi hangat tentang berbagai jenis kasih sayang, mulai dari cinta keluarga, persahabatan, hingga kenangan pada orang yang sudah pergi. Momen membacanya bersama bisa menjadi bonding yang berharga, sekaligus bekal emosional ketika si kecil menghadapi babak baru dalam hidupnya.