Lewati ke konten utama
Logo Kiyota BooksKiyota Books

The Skies Above my Eyes

Oleh: Tim Kiyota Books

Cari buku ini atau rekomendasi sejenis?

Cek Ready Stock Kiyota atau chat Admin untuk dibantu pilih buku yang cocok untuk si kecil.

Bayangkan seorang anak perempuan berdiri di trotoar kota yang ramai. Klakson kendaraan, lampu lalu lintas, dan kabel listrik memenuhi pandangannya. Lalu, ada satu ajakan sederhana: coba dongakkan kepala ke atas.

Dari momen kecil itulah The Skies Above my Eyes karya Charlotte Guillain membuka petualangannya. Buku Hardcover terbitan Words & Pictures ini berbentuk concertina, alias dapat dibentangkan memanjang hingga lebih dari 2,5 meter.

Begitu halaman dibuka, si kecil akan diajak naik perlahan meninggalkan permukaan bumi. Ada balon udara berwarna merah cerah, penerjun payung yang melayang, dan kawanan domba bighorn di lereng pegunungan.

Naik sedikit lagi, anak akan bertemu burung bangau yang sedang bermigrasi sejauh ribuan kilometer. Ada juga laba-laba kecil yang ternyata bisa “terbang” dengan benang suteranya, terbawa angin hingga ratusan kilometer.

Petualangan terus berlanjut menembus lapisan-lapisan atmosfer. Awan cumulonimbus yang membawa petir, balon cuaca di ketinggian 12 mil, lalu roket yang meluncur membawa kapsul ke luar angkasa.

Pada titik 62 mil di atas tanah, Charlotte mengajak melewati garis Karman, batas resmi antara langit Bumi dan luar angkasa. Stasiun Luar Angkasa Internasional muncul, lalu Bulan, planet-planet di Tata Surya, hingga galaksi-galaksi yang jauhnya miliaran tahun cahaya.

Setelah mencapai ujung jagat raya, halaman sebaliknya membawa si kecil pulang. Komet melintas dengan ekor panjangnya, meteoroid terbakar di atmosfer, lalu kembali turun melewati awan, gunung, pohon, kelelawar, dan kupu-kupu.

Perjalanan berakhir bukan di trotoar kota, melainkan di sebuah padang rumput di tengah hutan. Anak perempuan tadi kini berbaring santai di rerumputan, menatap langit dengan rasa takjub yang sama sekali baru.

Ilustrasi Yuval Zommer dalam buku ini sangat detail, ramai, dan penuh warna lembut. Setiap halaman memuat informasi-informasi kecil tentang teknologi penerbangan, fauna langit, lapisan atmosfer, hingga benda-benda angkasa.

Untuk Moms yang ingin menumbuhkan curiosity anak terhadap sains, buku ini bisa menjadi pintu masuk yang menyenangkan. Konsep yang biasanya terdengar berat seperti orbit, galaksi, dan migrasi disampaikan dalam potongan-potongan kecil yang mudah dicerna.

Lebih dari sekadar pengetahuan, The Skies Above my Eyes menanamkan kebiasaan baik: berhenti sejenak, mendongak, dan menyadari betapa luasnya dunia di atas kepala. Sebuah kebiasaan kecil yang bisa menumbuhkan rasa kagum sepanjang hidup si kecil.