Lewati ke konten utama
Logo Kiyota BooksKiyota Books

We Go Way Back

Oleh: Tim Kiyota Books

Cari buku ini atau rekomendasi sejenis?

Cek Ready Stock Kiyota atau chat Admin untuk dibantu pilih buku yang cocok untuk si kecil.

Pernahkah si kecil tiba-tiba bertanya, “Dari mana asal semua makhluk hidup?” Pertanyaan besar seperti ini sering bikin Parents kehabisan kata-kata. Buku picture book berjudul We Go Way Back karya Idan Ben-Barak dan ilustrator Philip Bunting hadir untuk menjawabnya dengan cara yang menyenangkan.

Cerita dibuka dengan sapaan ramah kepada pembaca, “Hey, you! Yes, you!” Buku ini mengakui bahwa setiap anak berbeda, ada yang tinggi, pendek, berambut lurus, atau keriting. Tapi satu hal yang pasti, semua pembaca punya sesuatu yang istimewa, yaitu life alias kehidupan.

Lalu pertanyaan utamanya muncul, “What is life?” Idan mengajak anak memperhatikan sekeliling. Seekor bintang laut punya kehidupan, pohon punya, lalat juga punya. Tapi batu, mobil, dan robot tidak. Sebuah telur? Mungkin saja punya.

Buku ini lalu menampilkan parade tokoh-tokoh lucu yang mencoba mendefinisikan kehidupan dengan jawaban beragam. Ada yang bilang energy, ada yang bilang magic, ada juga yang menyebut self-reproduction with variation. Jawaban-jawaban yang lucu sekaligus bikin si kecil berpikir.

Idan kemudian mengajak pembaca melakukan perjalanan jauh ke masa lalu. Bumi digambarkan dalam keadaan ramai dan kacau, penuh aktivitas alam yang membentuk planet ini. Ilustrasi Philip Bunting membuat masa purba terasa seperti panggung pertunjukan yang seru.

Lewat halaman demi halaman, anak diajak mengenal elemen-elemen pembentuk kehidupan dalam bentuk lingkaran berwarna-warni. Molekul-molekul ini kemudian berkumpul dan terjebak di dalam gelembung kecil. Sampai akhirnya, satu gelembung pintar muncul dan mulai menggandakan dirinya sendiri.

Yang menarik, Idan dengan jujur mengakui bahwa para ilmuwan pun belum tahu pasti di mana dan bagaimana kehidupan pertama kali muncul. Mungkin di kolam air hangat, mungkin di dekat ventilasi bawah laut, mungkin juga di pegunungan. Kejujuran ilmiah ini justru membuat buku terasa hidup dan mengundang rasa penasaran.

Dari buku ini, si kecil belajar bahwa pertanyaan besar tidak selalu punya jawaban sederhana, dan itu tidak apa-apa. Justru di situlah letak keseruan sains, ada banyak misteri yang masih menunggu untuk dijawab.

We Go Way Back juga menanamkan rasa keterhubungan, bahwa setiap anak, binatang, dan tumbuhan punya silsilah yang sama jauh ke belakang. Buku ini cocok untuk anak yang punya jiwa curious mind dan suka bertanya “tapi kenapa?” tanpa henti.