Sometimes I Cry
Cari buku ini atau rekomendasi sejenis?
Cek Ready Stock Kiyota atau chat Admin untuk dibantu pilih buku yang cocok untuk si kecil.
Pernahkah si kecil tiba-tiba menangis tanpa bisa menjelaskan kenapa? Buku Sometimes I Cry karya Jess Townes hadir untuk menjawab momen-momen seperti itu dengan cara yang sangat menyentuh.
Diterbitkan oleh Farrar, Straus and Giroux dalam format Hardcover, picture book ini mengajak anak menyelami berbagai alasan di balik air mata mereka sendiri.
Cerita dibuka dengan kalimat sederhana, “Sometimes I cry.” Lalu perlahan, halaman demi halaman membawa pembaca pada situasi-situasi familiar dalam keseharian seorang anak.
Ada momen ketika tokoh utama merasa berani luar biasa, melaju kencang dengan sepedanya menuruni bukit sambil teman-teman meneriakkan namanya. Sampai akhirnya ban sepedanya menghantam batu, dan air mata pun jatuh karena rasa sakit yang tak terduga.
Di kesempatan lain, ia berdiri di lapangan baseball memegang tongkat pemukul. Bola melesat melewati, satu, dua, tiga kali, dan timnya kalah. Kekecewaan itu terlalu besar untuk ditahan, jadi keluarlah lewat tangisan.
Namun tidak semua air mata datang dari rasa sedih atau kecewa. Ada juga adegan ketika ia memandangi adik bayinya yang menggeliat dengan sepuluh jari kaki mungilnya.
Mom membiarkannya memangku sang adik, dan hatinya membesar sampai tubuhnya terasa tak cukup menampung semua perasaan itu. Maka air mata bahagia pun mengalir tanpa diminta.
Jess Townes menulis dengan ritme puitis namun ringan, sementara ilustrasi Daniel Miyares memberi nyawa pada setiap emosi. Goresan cat dan pilihan warnanya berubah-ubah mengikuti suasana hati tokoh, dari kuning cerah saat bahagia hingga oranye kemerahan saat frustrasi.
Setiap sebaran halaman terasa seperti potret jujur tentang bagaimana anak-anak benar-benar merasakan dunia di sekeliling mereka.
Lewat buku ini, Parents bisa membantu si kecil memahami bahwa menangis bukan tanda kelemahan. Menangis adalah bahasa tubuh ketika kata-kata sudah tidak cukup untuk menjelaskan apa yang dirasakan di dalam.
Buku ini sangat cocok untuk mendukung social-emotional learning di rumah, terutama dalam mengenalkan konsep emotional literacy sejak dini. Anak diajak memberi nama pada perasaannya, marah, takut, kecewa, gembira, terharu, tanpa merasa malu.
Pesan utamanya pun begitu lembut namun tegas, bahwa menangis itu boleh dan baik-baik saja. Sebuah bedtime story yang akan terus dikenang si kecil ketika ia tumbuh besar nanti.
Rekomendasi judul buku lainnya

On The First Day of Kindergarten
Hardcover · Picture Book

The Super Speedy Sloth
Hardcover · Picture Book

How to Help When You Really Want to Help
Hardcover · Picture Book

What Happened to You
Hardcover · Picture Book

I Love You More Than All The Stars
Hardcover · Picture Book

Welcome to Hinch Farm
Hardcover · Picture Book

The Oak Tree
Hardcover · Picture Book

Ocean! Waves for All
Hardcover · Picture Book

My Body My Voice
Hardcover · Picture Book

Mole is Not Alone
Hardcover · Picture Book
Butuh buku yang siap dikirim?
Lihat pilihan Ready Stock atau chat Admin kalau Moms ingin dibantu cari judul yang sesuai usia dan minat si kecil.